Assalamualaikum Sahabat Fastabiq ☺️

Jual-beli adalah kunci utama kita dalam menjalankan hidup, marilah kita bersama belajar sikap jujur dan ikhlas dari Nabi Muhammad saw dalam ber-JualBeli. 💰

Nabi Muhammad saw memiliki prinsip-prinsip manakala menjual barang dagangannya. Diantaranya adalah tidak menipu dalam mendeskripsikan barang dagangannya, tidak bersumpah yang berlebihan, jujur dalam timbangan dan takaran.⚖️

Selalu mengedepankan sikap jujur, ikhlas, dan profesional, jika barang ada cacatnya Nabi mengatakannya terus teras. Jika barang dagangan bagus, Nabi mengatakannya sesuai dengan keadaannya. Bahkan dalam satu riwayat, Nabi memberitahukan harga pembeliannya, dan seberapa banyak konsumen akan memberikan keuntungan diserahkan sepenuhnya kepada konsumen. Atas dasar sikap Nabi ini, konsumen yang merasa puas atas barang yang dibelinya, Nabi akan memberikan keuntungan atau jasa lebih karena perasaan puas.

Baca Juga:   Nikah mendatangkan Pertolongan Allah

Nabi pun sangat ramah dan menghormati pelanggannya. Bahkan, ia mendahulukan kepentingan pelanggannya atas dirinya sendiri. 💕 Soal ini, ada sebuah cerita menarik. 💕

Suatu ketika Adullah bin Abdul Hamzah membeli suatu barang dari Nabi Muhammad saw. dan ia berjanji akan menemui Nabi Muhammad saw. di suatu tempat karena ada urusan tertentu. Naasnya, Abdullah lupa kalau punya janji dengan Nabi Muhammad saw. Tiga hari setelahnya, dia baru ingat dan langsung ke tempat tersebut untuk menemui Nabi Muhammad saw. Ia terbelalak karena Nabi Muhammad saw. masih ada di tempat itu.

Masyaallah..😇

#islamquotes⁣⁣⁣⁣ #motifasi⁣⁣⁣⁣ #islami #MakinSyariah⁣⁣⁣⁣⁣ #MakinBerkah⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ #bmthits⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bmtfastabiq ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#syariah ⁣⁣⁣#patihits⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ #patiem⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ #patikekinian⁣⁣⁣⁣⁣



Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.