Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam. Begitu pula di Tasikmalaya yang nuansa Islamnya cukup kental.

Dengan potensi tersebut diharapkan perbankan syariah dapat tumbuh dengan pesat. Akan tetapi, kenyataannya pertumbuhan perbankan syariah masih lambat.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Edi Ganda Permana mengatakan, pertumbuhan ekonomi syariah sangat tergantung kepada masyarakat. Apakah masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam mau menggunakan bank syariah atau tidak.

Padahal ketika masyarakat banyak yang memiliki rekening syariah, pertumbuhan ekonomi syariah akan semakin cepat.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi syariah dinilai masih lambat,” kata Edi kepada Republika, Ahad (6/12).

Baca Juga:   Korea Selatan Siap Masuki Pasar Keuangan Syariah


Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.