Memperbarui Iman

 

Para ulama (dari generasi sahabat dan setelahnya) berkata, iman itu bertambah dan berkurang. Berangkat dari alasan teologis ini, maka setiap orang beriman wajib memperbarui imannya, agar ketika iman itu berada di titik kulminasi terendah, ia tidak terus berkurang sampai akhirnya menghilang.

Layaknya memperbarui bangunan, memperbarui iman juga bukan berarti membuang yang lama dan menggantinya dengan yang baru, melainkan memperbaiki yang sudah rusak dan menambah yang sudah hilang, sehingga menjadi baru kembali.Cara paling efektif memperbarui iman adalah dengan thalabul ilmi. Dengan mencari ilmu, keimanan bisa terus bertambah, ilmu apa pun itu. Karena Islam tidak mengenal dikotomi ilmu (ilmu agama dan ilmu nonagama). Itulah mengapa mencari ilmu diwajibkan dalam Islam, karena dengan ilmu, iman seseorang bisa bertambah dan terjaga kestabilannya.

Semua ilmu pada titik ujungnya akan mengarah pada kemahakuasaan Allah SWT, kemahaperkasaan Allah SWT, kemahabijaksanaan-Nya, dan sifat-sifat maha lainnya yang Allah SWT miliki. Jika demikian, semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang, semakin besar pula rasa takut kepada Allah SWT.Namun, dari sekian banyaknya ilmu, ada ilmu yang paling utama di sisi Allah SWT, karena ilmu itu langsung menceritakan tentang Allah SWT, tentang malaikat-Nya, rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hukum-Nya, dan hal lain yang berkaitan dengan-Nya.

Baca Juga:   FASTABIQ PEDULI : Bantuan Meja Untuk Mushola Ar-Rahmat

Bahkan, ilmu tersebut merupakan firman-Nya sendiri, perkataan-Nya, dan ucapan-Nya. Ilmu itu tiada lain adalah Alquran. Karenanya, Rasulullah SAW bersabda, ”Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” (HR Al-Bukhari). Banyak cara untuk mencari ‘ilmu Alquran’, apalagi di zaman modern ini teknologi komunikasi sudah semakin canggih. Bisa dengan cara membaca buku, internet, mendengarkan radio, menonton televisi, dan lainnya.

Akan tetapi, di antara cara-cara itu, ada satu yang sangat dicintai Allah SWT, sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW. ”Setiap kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) membaca kitab Allah (Alquran) dan mempelajarinya, pasti akan turun kepada mereka ketenangan, dan dikelilingi oleh para malaikat yang menyebut-nyebut mereka di sisi Allah.” (HR Muslim).

Dengan demikian, cara mencari ilmu Alquran yang paling utama dan paling dicintai Allah SWT adalah dengan bersama-sama di dalam masjid melalui pengajian. Karenanya, menghadiri pengajian di masjid lebih utama, meski cara lainnya juga sama-sama menghasilkan ilmu dan pengetahuan untuk memperbarui keimanan.



Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.